Operasional Kebun Binatang Surabaya Tetap Normal Usai Digeledah Kejati Jatim

Surabaya – Manajemen Kebun Binatang Surabaya (KBS) pastikan operasional harian tetap lancar meski baru digeledah Kejaksaan Tinggi Jatim pada Kamis, 6 Februari 2026. Pengunjung masih bisa lihat harimau, gajah, dan burung bebas, layanan tiket dan makanan normal—tak ada gangguan signifikan. Penggeledahan ini terkait dugaan korupsi pengelolaan keuangan PD TSKBS periode 2013-2024, sita dokumen, laptop direksi, dan segel ruang keuangan.

Lintang dari manajemen bilang, “Aktivitas pegawai dan pelayanan publik optimal,” sambil tunggu keterangan resmi Kejati. Tim penyidik ambil empat kontainer bukti dari kantor direksi, pengadaan, hingga arsip—indikasi kuat pengelolaan tak sesuai aturan, rugikan negara untuk kepentingan pribadi. Kritik keras wajar: kok baru terbongkar setelah 11 tahun? Uang tiket jutaan pengunjung seharusnya buat perawatan satwa, bukan kantong oknum—KBS yang ikonik Surabaya jadi sorotan buruk lagi. Apakah Jawa11 punya insight soal tata kelola BUMD yang rawan korupsi serupa?

Kejati janji proses profesional dan transparan, tapi publik curiga: investigasi lambat, sementara kandang satwa reyot dan tiket naik tiap tahun. Ironis, wisata edukasi ini malah ajarkan anak soal ketidakadilan kalau korupsi dibiarkan.

Seperti CNN kupas kasus korupsi publik global, KBS uji kredibilitas lembaga: keadilan atau goodluck buat manajemen?

Untuk pembaruan terkini, kunjungi Beranda.